Corona, Untung Vs Buntung?

# Dilihat: 57 pengunjung
  • Bagikan

Oleh: Bong Bongan

DAMPAK wabah pandemi corona, yang telah menjadi bencana nasional. Banyak menjadi catatan di bumi ini. Bahkan juga di Indonesia.

Meski ada yang buntung ada juga yang untung. Kalau yang untung bukan untung harga di naikan, ya. Tapi karena memang pembeli atau pemesan yang banyak. Apa itu, kita lihat saja banyak teman-teman menuliskan di media WhatsApp jual masker dan Hand Sanitizer.

Bisnis tersebut dari Maret sampai April saat ini terbilang sangat ‘Aji Mumpung’. Karena kedua barang itu diakui dapat mencegah penularan virus covid-19.

Bahkan banyak sekarang anak bangsa berkreasi membuat masker dan pedagang kecil yang dulunya jual mainan, beralih profesi jual masker kain. Karena memang saat ini daya belinya banyak.

Tak tangung-tanggung, bahkan Kapolri Jendral Idham Aziz juga memperintahkan jajarannya agar polisi wanita dapat di bekali pembuatan masker. Saya juga baru tahu dari status Kepala BLK Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Heris Meyusef.

Kunjungan Kerja Wakapolda Lampung Dan Karo SDM, tulis status di WhatsApp. Mantan Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum, Senin, 20/4/2020. Pukul 11.06. Saya tanya acara apa bang. Tak lama ia menghubungi saya. Ada pelatihan di BLK. Kita hanya siapkan sarana dan prasarana kepada Polda Lampung untuk melatih Polwan dalam pembuatan masker yang akan dibagikan kemasyarat nantinya, secara gratis. Ya, kita senang, bang.

Kalau bicara yang buntung. Banyak usahanya mengalami rugi, kita ambil contoh, warung makan sampai ada yang gulung tikar dan penjualan turun drastis. Karena biaya sewa tempat, dan hasil jualan juga tentu tidak ketutup, meski di paksakan berdagang. Apalagi diminta untuk jaga jarak dan masyarakat mengindari dari tempat keraimaan, menjadi faktor jualan tidak laris manis.

Meski ada alternatif bisa di Go Food tapi itu bukan solusi juga bagi pedagang warung makan.

Selasa siang (21/4), saya WhatsApp, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kanda Lukmansyah. Mempertanyakan berapa jumlah karyawan yang dirumahkan, akibat dampak pandemi corona ini.

Mantan Kepala Dinas PU Pesawaran ini membalas, abang lagi bersama Gubenur. Saya sudah cukup lama mengenalnya ketika menjadi Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Setda Provinsi. Saat ini memang ia selalu mendampingi Gubenur dan Wakil Gubenur. Karena Sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja juga ia adalah anggota Tim Gugus Penanganan Covid-19. Jadi untuk total berapa karyawan yang dirumahkan dan sektor apa saja belum dapat hasil. Karena tentu jumlah yang dirumahkan harus memegang data supaya konkrit.

Kita berharap agar masalah corona cepat berlalu di Indonesia tercinta. Khususnya yang buntung juga bisa kembali untung dan kembali normal lagi, ya. Amin.

  • Bagikan