DPRD Lampung Sikapi Kematian Tertinggi dan Vaksinasi Terendah se Indonesia

# Dilihat: 16 pengunjung
  • Bagikan

Bandarlampung,-Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung bakal memanggil Dinas Kesehatan terkait rendahnya vaksinasi di Bumi Ruwa Jurai.

Karena hal ini menjadi salah satu faktor Provinsi Lampung menduduki peringkat pertama dengan tingginya angka kematian.

“Rendahnya vaksin menyebabkan tingkat kematian tinggi, ditambah lagi langkanya oksigen,” kata Anggota Komisi V DPRD provinsi Lampung Deni Ribowo, Jumat (13/08/2021).

DRB sapaan akrab Deni Ribowo menilai pemerintah pusat terkesan kurang responsif akan ketersediaan vaksin di provinsi Lampung.

Meski vaksin tidak bisa menjadikan masyarakat kebal akan virus covid-19, tetapi, bisa mempercepat kesembuhan pasien.

“Kita meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Kementerian Kesehatan untuk memenuhi kuota vaksin di Lampung,” ungkap dia.

Saat ini, sambung anggota fraksi Partai Demokrat DPRD Lampung ini, masyarakat telah menyadari pentingnya vaksinasi untuk menambah imunitas tubuh.

“Indikator masyarakat Lampung sadar akan pentingnya vaksin dapat dilihat saat terjadi pembludakan warga yang ingin vaksin di RSUAM,” jelas dia.

“Masyarakat melakukan vaksinasi bukan untuk mendapat kartu vaksin. Tetapi bagaimana untuk menambah imun tubuh, sehingga ketika kena covid-19, bisa cepat sembuh,” tegas dia.

Di lain sisi, untuk mengatasi kelangkaan ketersediaan oksigen ini, sambung dia, pihaknya sudah bekerja dengan swasta, Polda, DPR RI dapil Lampung.

Sehingga, sambung dia, ketersediaan oksigen bisa diback-up oleh Pusri dan Sinar Mas.

“Akhir-akhir ini komisi V dan swasta, Polda bekerja sama dengan DPR RI dapil Lampung sudah bekerja untuk menyediakan oksigen di Provinsi Lampung. Sehingga ketersediaan oksigen bisa diback up oleh Pusri maupun Sinar Mas,” jelas dia.

Ia berharap, masyarakat Lampung bisa bergotong royong membantu warga lainnya yang sedang melakukan isolasi mandiri.

“Masyarakat Lampung harus gotong royong, saling bantu terhadap warga yang sedang isoman, baik Sembako maupun support moral,” pungkas Deni Ribowo.

  • Bagikan